Saturday, 14 January 2017

Bingung Ajukan Pinjaman Syariah atau Pinjaman Konvensional, Yuk simak penjelasannya!

Pinjaman Syariah, Pinjaman Konvensional

Pinjaman Syariah yang saat ini mulai diluncurkan membuat para nasabah sedikit kebingungan dalam memilih pengajuan pinjaman. Apakan akan tetap menggunalan pinjaman bank konvensional atau harus beralih pada pinjaman syariah?.Pada umumnya pinjaman bank konvensional dan pinjaman syariah menawarkan pinjaman dengan produk yang sama namun pada pinjaman syariah para calon nasabah dapat dengan mudah mengajukan pinjaman tanpa menggunakan jaminan.

Tak banyak hal yang membedakan pinjaman konvensional dan pinjaman sariah. Perbedaan yang mencolok dari keduanya ialah terletak pada bebn bunga pada saat melakukan pengajuan pinjaman. Ketika kita mengajukan pinjaman pada bank konvensional kita tentunya alan dihadapkan pada pilihan besaran bunga yang ha4us dibayar pada saat pembayaran cicilan setiap waktunya sebagai imbalan bagi sang pemberi pinjaman. Hal tersebut tentunya telah disepakati oleh kedua belah pihak. Namun alan betbeda halnya ketika kita membicarakan pinjaman syariah, disini kita tak alan mengenal istilah beban bunga, tetapi lebihenjurus je istilah bagi hasil, dengan artian dibentuk kerjasama atau bentuk kemitraan antara para calon nasabah dan bank yang memberika pinjaman syariah . Selain itu ad beberapa hal lainnya yang perlu kita simak dari perbedaanpinjman bank konvensional dan pinjaman syariah.

Hal lain yang perlu dipertimbngkan ialah label halal pada pinjaman syariah.

Label ini tentunya akan dangat melegakan bagi mereka yang mrnganut kepercayaan muslim. Label halal pada pinjaman syariah dimaksudkan untuk hal hl yang bersifat halal. Bahkan beberapa bank yangemiliki produk pinjaman syariah menawarkan pinjaman untuk beribadah seperti Pinjaman untuk kebutuhan berangkat Umroh atau bahlan Haji. Tak hanya difinalan untuk hal tersebut saja pinjaman syariah ini juga dapat digunalan untuk kebitihan kita yang lainnya seperti kepemilikan kendaraan bermotor, tanah, hingga emas atau logam mulia bahkan untuk modal bisnis sekalipun.

Sementara itu bank konvensional tidak memiliki label halal. Hanya kesepakatan antara pihak bank dan nasabah dalam hal kesanggupan pembayaran cicilan dan beban bunga yanf harus dilunasi.

Perbedan antaa pinjaman bank konvensional dan pinjaman syariah memang tidak terlalu mencolok dan memiliki perbedan yang sangat drastis. Semuanya tergantung pada kebutuhan kita sebagai calon nasabah untuk memilih menfajukan pinjaman ke produk bank mana.

0 comments:

Post a Comment