Wednesday, 23 November 2016

5 Alasan Mengapa Free Trip Lebih Asyik Dibandingkan Ikutan Open Trip

open trip, free trip


Mengikuti Open Trip pada saat liburan bisa menjadi pengalaman asyik yang tidak terlalu memusingkan Anda. Anda tinggal mengikuti jadwal kegiatan yang sudah dirancang jasa perjalanan wisata, dengan destinasi-destinasi tempat yang sudah mereka tentukan. Anda juga tidak perlu repot-repot lagi mencari dan memesan hotel, menyiapkan transportasi, dan mengatur waktu kunjungan Anda ke tempat-tempat wisata yang ingin dikunjungi. Open trip cocok untuk Anda yang ingin berlibur tanpa mengeluarkan banyak tenaga dan pikiran, tapi biasanya Anda perlu mengeluarkan biaya lebih banyak ketimbang kalau berlibur sendiri.

Nah, rupanya pilihan Open Trip sebagai pengisi waktu liburan tidak melulu menguntungkan dan mampu memuaskan liburan Anda. Kadang-kadang memutuskan liburan sendiri justru lebih terasa asyik dan lebih berkesan. Apalagi jika Anda berjiwa petualang dan suka dengan kebebasan, rasanya Free Trip tetap menjadi pilihan liburan yang tak bisa ditawar, apalagi terbang dengan harga tiket pesawat promo, lengkap banget. Mengapa bisa begitu?

1. Lebih Bebas Merancang Acara Liburan Sesuai Keinginan Anda

Anda tentu perlu berepot-repot dahulu saat merencanakan liburan Anda, sebab mulai dari booking tiket pesawat, memesan kamar hotel, mencari informasi destinasi wisata, menyusun rencana perjalanan, sampai mencari tempat makan di tempat tujuan, Anda mempersiapkan semuanya seorang diri. Namun jangan kuatir, era informasi global serba online sekarang ini sangat memudahkan semua usaha Anda itu, dan Anda bisa leluasa memilih akomodasi juga tempat-tempat wisata yang betul-betul ingin Anda kunjungi, yang harganya pun bisa Anda perkirakan sesuai budget Anda.

2. Biaya Free Trip Lebih Murah Dibandingkan Open Trip

Seperti juga pada bisnis lainnya, penawaran paket Open Trip oleh jasa perjalanan wisata pun ingin meraih keuntungan yang besar. Kalau Anda sudah biasa merencanakan perjalanan sendiri dan menghitung anggaran biayanya, Anda bisa coba membandingkan perhitungan Anda dengan harga paket Open Trip ini. Mayoritas harga paket Open Trip akan lebih mahal, bahkan bisa jauh melebihi toleransi Anda. Selain itu, Anda pun harus mau menerima segala bentuk akomodasi dan fasilitas yang mereka sediakan.

Sedangkan kalau Anda berlibur secara mandiri, Anda bisa mengatur pengeluaran liburan Anda sesuai dengan kondisi yang ada. Apakah Anda ingin berhemat, atau ingin royal, boleh Anda tentukan sendiri. Kalau misalnya di hari pertama liburan Anda makan mewah di restoran mahal, hari keduanya bolehlah Anda cukup makan di warung makan lokal yang enak tapi murah. Dengan begini, Anda bisa menjaga budget liburan Anda. Bonusnya, liburan tambah seru dan Anda bisa menambah pengalaman mencicipi beragam kuliner di tempat liburan.

3. Lebih Leluasa Mengunjungi Tempat-tempat Wisata Selama Apapun yang Anda Mau

Open Trip umumnya menerapkan jadwal kunjungan ke beberapa obyek wisata dengan perhitungan waktu yang ketat, lantaran disesuaikan oleh kegiatan rombongan. Sehingga, Anda tidak akan punya cukup waktu untuk mengamati atau mendalami suatu obyek wisata ketika berkunjung. Lebih-lebih kalau tempat yang dikunjungi itu adalah tempat favorit atau tempat idaman Anda, pasti rasanya amat disayangkan kalau harus segera beranjak menuju tempat lainnya. Pengalaman yang Anda dapatkan pun menjadi kurang berkesan karena terburu-buru.

Sementara para rombongan wisata di sebelah sana sudah pergi, Anda masih duduk-duduk santai menikmati keindahan sebuah mahakarya lukisan maestro dunia yang tiada duanya. Anda masih bisa berjalan menyusuri lorong museum sambil berhenti sejenak untuk mengagumi dan berfoto selfie bersama para mahakarya seni ini, tanpa harus diburu waktu. Apalagi hobi Anda fotografi, Anda pasti akan memerlukan waktu cukup lama untuk menangkap gambar-gambar yang bermutu. Nah, inilah nikmatnya berlibur sendiri, bebas merdeka melakukan apapun yang Anda suka, melancong kemana pun, dan mau selama apa pun. Tentunya kesan dan pengalaman Anda sebagai Free Tripper akan jauh lebih istimewa.

4. Punya Lebih Banyak Cerita Untuk Dibagikan Ketika Pulang

Selain cerita-cerita soal tempat-tempat wisata yang Anda kunjungi selama liburan, Anda juga bisa berbagi cerita soal bagaimana keberhasilan Anda saat menemukan restoran enak berharga murah, atau pencapaian Anda mengunjungi beberapa objek wisata sekaligus dalam sehari dengan berjalan kaki, lalu melihat kebiasaan penduduk lokal yang suka menaruh kendi air di depan rumah, juga membeli barang-barang unik di pasar tradisional, yang tidak mungkin Anda lakukan seandainya ikutan Open Trip.

Meski Open Trip boleh dibilang lebih aman, terutama untuk Anda yang sudah cukup berumur dan baru pertama kali datang berkunjung ke tempat wisata, tapi cerita suka duka liburan Anda akan lebih kaya warna ketika Anda mengalaminya seorang diri.

Open Trip bisa mengasyikan juga karena Anda bisa bertemu dan berkenalan dengan sesama peserta, melakukan aktivitas liburan bersama-sama, dan beramai-ramai mengunjungi tempat wisata. Tinggal bagaimana Anda ingin melewatkan waktu liburan Anda, dengan membawa pulang kepuasan dan kenangan indah yang tak terlupakan.

5. Boleh Makan Makanan Kesukaan Anda Sepuas-puasnya

Alasan yang satu ini mampu membuat para penggemar wisata kuliner enggan ikutan Open Trip kalau traveling. Di tempat liburan, mereka justru ingin bertualang dari satu tempat makan ke tempat makan lainnya, mulai dari makanan pinggir jalan hingga makanan bintang lima, semua ingin dicicipinya. Bukan tidak mungkin kalau sudah menemukan satu restoran yang cocok maka mereka akan terus kembali lagi, bahkan di kunjungan-kunjungan berikutnya. Apakah Anda salah satu dari mereka?

Kalau iya, maka lengkap sudah alasan Anda untuk memilih Free Trip sebagai cara berlibur yang paling tepat dengan kepribadian Anda. Jadi, Anda bisa mulai berburu tiket promo yang ditawarkan oleh berbagai maskapai penerbangan, ke destinasi liburan Anda berikutnya.


0 comments:

Post a Comment