Wednesday, 28 September 2016

Amankah Suntik Vitamin C Untuk Memutihkan Kulit ?

suntik vitamin C

Berbicara masalah kecantikan, sekarang ini banyak orang yang ingin memiliki kulit putih. Banyak cara yang dilakukan agar memiliki kulit putih, mulai dari menggunakan produk pencerah wajah hingga suntik vitamin C.
Dalam artikel ini Dr. Nadia Octavia menjelaskan mengenai suntik vitamin C dan dampaknya.
Secara umum kecantikan sering didefinisikan dengan kulit yang putih. Berbagai iklan yang menawarkan produk perawatan wajah pun biasanya menampilkan wanita berkulit putih dan berambut hitam legam. Tak heran jika banyak wanita di Indonesia, bahkan pria berlomba-lomba untuk memiliki kulit putih.
Tinggal di negara beriklim tropis membuat kita terpapar sinar matahari hampir setiap hari, jadi sebenarnya bukan tanpa alasan mengapa banyak dari Anda memiliki kulit sawo matang, ketimbang putih. Jadi sinar ultraviolet dari matahari inilah yang memicu terjadinya proses melanogenesis pada kulit, dan mengakibatkan kulit menjadi menghitam.
Vitamin C untuk Kulit Lebih Putih
Vitamin C dan glutation merupakan antioksidan untuk memperbaiki jaringan penyokong kulit dan membuat kulit tampak lebih cerah dan lembap. Jadi sebetulnya, suntik vitamin C tidak membuat kulit Anda menjadi putih.
Kelembapan, rona, dan kecerahan kulit bervariasi setiap hari –tergantung dari banyak faktor. Mulai dari stres, waktu tidur yang cukup, paparan sinar matahari, lingkungan kerja, hormonal, dan diet.
Suntik vitamin C ternyata juga memiliki risiko. Karena pada dasarnya, tubuh memiliki batasan dosis vitamin C harian. Jika disuntikkan per minggu, maka batas yang dapat ditoleransi oleh tubuh adalah 2000 mg. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine, pasien yang menerima vitamin C dosis tinggi memiliki peningkatan risiko mengalami batu ginjal. Dilaporkan juga bahwa konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi memiliki efek laksatif (peningkatan frekuensi BAB), mual, dan muntah.
Jika Anda memiliki penyakit glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) deficiency dan gagal ginjal, sangat tidak disarankan untuk melakukan injeksi vitamin C. Meski demikian, efek samping jangka panjang dari suntik vitamin C belum banyak diketahui dan masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Nah, bagi anda yang ingin suntik vitamin C ada baiknya dikonsultasikan dengan ahlinya terlebih dahulu, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

<span data-iblogmarket-verification="T6JzBK4cZf7S" style="display: none;"></span>

0 comments:

Post a Comment